
Workshop berlangsung secara daring diikuti seratus lebih dosen dan mahasiswa.
Unesa.ac.id, SURABAYA—Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menggelar Workshop Drafting Paten secara daring pada Selasa, 26 Agustus 2025. Kegiatan kolaborasi Unesa dan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) ini dihadiri 117 peserta dari kalangan dosen dan mahasiswa Unesa.
Kepala LPPM Unesa, Muhammad Turhan Yani menegaskan pentingnya perlindungan hak kekayaan intelektual atau HKI sebagai salah satu luaran utama dari riset.
Hal ini perlu diperhatikan sebab HKI sangat krusial, baik untuk skema penelitian DRTPM maupun untuk hilirisasi hasil riset yang berpotensi memberi kontribusi nyata bagi masyarakat.
"Workshop ini adalah langkah strategis untuk mendukung capaian luaran penelitian sivitas akademika Unesa," ujarnya.
Selaras dengan pernyataan tersebut, Pemeriksa Paten Muda DJKI, Puji Sayekti menjelaskan tentang dasar-dasar HKI, khususnya paten. Ia memaparkan syarat-syarat utama agar suatu penemuan dapat dipatenkan, yaitu harus baru, memiliki langkah inventif, dan dapat diterapkan di industri.
Selain itu, ia juga menyoroti prinsip first to file serta regulasi terbaru terkait grace period 12 bulan. Menurutnya, paten merupakan instrumen penting untuk melindungi invensi teknologi dan mendorong inovasi di lingkungan akademis.
Materi selanjutnya disampaikan Orpa Lintin, Pemeriksa Paten Madya DJKI yang berfokus pada teknik penulisan spesifikasi paten, sebuah aspek krusial dalam pengajuan paten. Ia menjelaskan format penulisan yang detail, mulai dari judul, latar belakang, hingga bagian terpenting yaitu klaim.
Ia menjabarkan bahwa, klaim menentukan batasan perlindungan hukum dari sebuah invensi. Selain itu, ia juga membahas perubahan regulasi dari UU No. 13 Tahun 2016 ke UU No. 65 Tahun 2024, yang mempengaruhi definisi invensi, pengakuan invensi berbasis sistem dan metode, serta beberapa penyesuaian lain yang bertujuan mempermudah industrialisasi.
Dengan berlangsungnya kegiatan ini, Kepala LPPM Unesa berharap sivitas akademika semakin menyadari pentingnya HKI dan mampu menghasilkan invensi yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki nilai komersial yang tinggi. []
***
Penulis: Tim LPPM Unesa
Kurator: Puput Saputra (FBS)
Editor: @zam*
Foto: Tim LPPM Unesa
Share It On: