
Dekan Vokasi, Suprapto bersama dua perwakilan maba dalam sesi pembukaan PKKMB.
Unesa.ac.id., SURABAYA—Fakultas Vokasi Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menyelenggarakan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) pada 19-22 Agustus 2025 yang berlangsung di Gedung Perkuliahan FV, Kampus Unesa I Ketintang, Surabaya.
Kegiatan bertajuk Batara Vokasi ini diisi dengan berbagai materi pembekalan sebelum mahasiswa baru (maba) memasuki dunia perkuliahan, salah satunya edukasi literasi keuangan yang disampaikan langsung Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada hari pertama Selasa, 19 Agustus 2025.
Pradana Wibowo, panitia PKKMB Batara Vokasi 2025, menyampaikan bahwa pembekalan literasi keuangan bagi mahasiswa baru ini menjadi kebutuhan penting di era saat ini.
Ia menambahkan era digital saat ini membuat mahasiswa mudah terpapar berbagai tawaran layanan keuangan, termasuk investasi dan pinjaman ilegal.
“Karena itu, mahasiswa baru perlu dibekali pemahaman agar lebih bijak mengelola keuangan serta terhindar dari jerat pinjol ilegal maupun investasi bodong,” jelasnya.

Sesi penguatan maba bersama Suprapto, Dekan Vokasi.
Materi edukasi keuangan disampaikan Evi Junita, Satgas OJK dengan topik “Pengelolaan Keuangan, Waspada Investasi Ilegal, dan Perlindungan Investor di Sektor Jasa Keuangan.”
Ia menekankan pentingnya literasi keuangan sebagai keterampilan esensial agar mahasiswa mampu mengambil keputusan finansial yang tepat.
Evi Junita juga mengingatkan mahasiswa untuk waspada terhadap fenomena doom spending, YOLO atau you only live once, FOMO atau fear of missing out, FOPO atau fear of other people opinion, hingga pinjaman online ilegal yang marak di kalangan muda.
Ia menjelaskan untuk mengatasi hal tersebut, mahasiswa dapat menerapkan loud budgeting yang menekankan komunikasi terbuka terhadap pengelolaan keuangan dan lebih percaya diri dengan apa yang dimiliki.
Selain itu, konsep YONO atau you only need one juga penting diterapkan karena menekankan gaya hidup minimalis dan berkelanjutan.
“Literasi keuangan itu penting karena dapat membantu kita memilih layanan keuangan yang tepat sekaligus menghindari jebakan layanan ilegal maupun penipuan. Ingat, menabung harus disisihkan, bukan disisakan,” tegasnya.

Sesi materi seputar literasi keuangan dan investasi dengan Evi Junita, Satgas OJK.
Ketua BEM Vokasi Unesa, Gunawan Dwi mengapresiasi hadirnya materi literasi keuangan dari OJK di PKKMB tahun ini.
“Pembekalan ini sangat relevan untuk mahasiswa baru. Dengan literasi keuangan yang baik, mereka tidak hanya siap dalam dunia akademik, tetapi juga lebih tangguh menghadapi tantangan finansial di kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Amelia Solinaputri Azzahira, mahasiswa baru Prodi D-4 Tata Boga, menyampaikan bahwa mendapatkan banyak manfaat dari materi tersebut.
“Saya jadi tahu lebih dalam tentang tugas dan fungsi OJK serta bagaimana tujuan keuangan sebaiknya dialokasikan pada prioritas yang dibutuhkan,” ujar mahasiswa yang masuk Unesa jalur mandiri tersebut.
Ia menambahkan bahwa materi ini sangat penting untuk generasi muda. “Menurut saya, edukasi literasi keuangan itu penting banget di era sekarang, karena bisa membekali kita untuk mengelola uang secara bijak sejak dini,” pungkasnya.[]
***
Reporter: Mochammad Ja'far Sodiq (FIP)
Editor: @zam*
Foto: Tim Panitia PKKMB Vokasi Unesa
Share It On: